Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas beraudiensi dengan pengurus DPP PSI di
Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa, 4 April 2023. (istimewa)
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie menyebutkan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau biasa disapa Gus Yaqut
sepakat jika pendirian rumah ibadah tidak perlu rekomendasi Forum
Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Menurut Grace, pandangan tersebut senada
dengan pemikiran PSI sehingga rekomendasi pendirian rumah ibadah hanya
satu, yakni dari negara.
Hal ini disampaikan Grace Natalie, usai bersama jajaran pengurus DPP PSI
lainnya beraudiensi dengan Menag Yaqut di Kantor Kantor Kementerian
Agama, Jakarta, Selasa (4/4//2023).
"Aspirasi kami disambut baik Gus Menteri Agama. Dan, Gus Yaqut juga
mengatakan sebaiknya rekomendasi pendirian rumah ibadat satu saja, yaitu
dari negara melalui Kementerian Agama. Tidak perlu FKUB lagi," ujar
Grace.
"Ini satu frekuensi dengan PSI yang meminta rekomendasi FKUB dihapuskan.
Apalagi dalam praktiknya, persyaratan ini dimanfaatkan sejumlah oknum
untuk memeras, untuk mempersulit kebebasan orang beribadah," kata Grace
menambahkan.
Kepada Menteri Yaqut, kata Grace, PSI juga mendorong hadirnya aturan
hukum yang lebih kuat, lebih adil, dan tidak diskriminatif terkait
pendirian rumah ibadat.
“Intinya, kami optimis dan gembira sekali dengan perbincangan hari ini,
ada semangat yang sama dari Gus Menteri agar semua orang lebih mudah
mendirikan rumah ibadah. Kami berharap ini bisa menjadi legacy yang baik dari pemerintahan Pak Jokowi dan Gus Menteri Yaqut,” ungkap Grace.
Pada awal Maret lalu, PSI mengajukan uji materiil ke Mahkamah Agung
terhadap pembentukan dan ketentuan-ketentuan dalam Peraturan Bersama
Menteri (PBM) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006
dan Nomor 8 Tahun 2006 terkait pendirian Rumah Ibadat.
Dalam uji materi tersebut, PSI dan dua pemohon lain meminta agar
rekomendasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam memperoleh IMB
rumah ibadat yang disyaratkan PBM dihapus.
"Karena perkara ini melibatkan sejumlah pihak, PSI berencana juga
mengadakan audiensi juga dengan Menteri Dalam Negeri," kata Grace.
Selain Grace, pertemuan dengan Menag tersebut dihadiri oleh Bendahara
Umum DPP PSI Suci Mayang Sari, Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka, Direktur
LBH PSI Francine Widjojo, dan Wasekjen DPP PSI Mary Silvita.
https://www.beritasatu.com/nasional/...komendasi-fkub
Tidak ada komentar:
Posting Komentar